stop loss

Stop Loss adalah suatu keharusan!

Dimanakah Stop Loss seharusnya berada..?
Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang selalu saya tanyakan kepada diri saya sendiri. S
top Loss adalah suatu keharusan! itu harus menjadi rule bagi saya ketika ber-trading, rule yang tidak dapat dibantah.

Kita harus menetapkan stop loss secara wajar, hal ini berlaku pula untuk trader-intraday yang senantiasa duduk di depan chart memonitor pergerakan harga dan menutup semua posisi pada akhir hari trading. Posisi stop loss sangatlah penting dan kita harus dapat mampu mengatur posisi SL ini.

Dilematis memang, ketika sebuah SL yang terlalu ketat dapat menyebabkan harga terlalu mudah menyentuh SL, padahal arah kita sudah benar. Dan SL yang terlalu lebar malah seperti tidak memiliki stop loss. Penting bagi kita untuk dapat mengetahui batas-batas stop loss. Jika kita memprediksi tren dan menempatkan stop loss hanya beberapa pips dari harga open maka kita akan berada dalam kesulitan. Cara terbaik untuk menempatkan stop loss adalah menempatkan pada pips wajar jauh dari pembukaan, karena jika tidak semua hanya membuang-buang waktu dan energi.

Dimanakah Posisi Stop loss yang paling baik?
Stop loss harus ditempatkan pada posisi yang mana ketika harus tersentuh, memang karena arah yang kita pilih adalah benar-benar salah.
Misalnya harga sedang naik dan kita menunggu sinyal reversal, kemudian harga berubah arah dan mulai turun, kita ambil posisi short. Harga tertinggi sebelum turun adalah harga resistance level-nya.

Sekarang pertanyaannya: Kapan kita menyadari bahwa posisi short yang kita ambil tadi adalah keputusan yang salah dan ternyata harga akan terus naik lagi?

Jika harga naik dan menembus di atas level resistance tadi, itu berarti kita salah dan tren tidak terbalik. Oleh karena itu, posisi short tadi harus segera ditutup. Itulah sebabnya trader profesional selalu mengatakan: Hanya dua pilihan; Kita benar atau harus secepatnya keluar.

Jadi dengan melihat contoh di atas, dimanakah posisi Stoploss yang tepat ?
Jawabannya: Beberapa pips di atas level resistant/support-terakhir ditambah pips-spread.

Misalnya saat kita mengambil posisi short (Sell), kita harus menambahkan pip-spread dengan angka High Level yang kita anggap sebagai harga yang nyaman utuk posisi stop loss tersebut. Hal ini sangat penting ketika kita trading pada pair dengan spread yang besar. Jika kita tidak melakukannya (menambah pip-spread), stop loss kita akan tersentuh saat harga belum benar-benar mencapai tingkat yang kita maksud.

Menggeser Stop Loss?
Ketika harga bergerak sesuai dengan harapan dan profit positif sudah cukup lebar dan wajar, akan lebih baik kita memindahkan level stop loss untuk mengunci profit. Setidaknya, stop loss digeser pada harga open posisi (titik impas/BEP) sehingga jika pasar berbalik kita keluar dengan nol kerugian.

Ini adalah teknik yang baik untuk memaksimalkan profit saat harga terus bergerak ke arah yang benar untuk waktu yang lama. Namun, ini tidak berarti bahwa kita harus menunggu sampai harga menyentuh stop loss. Dan untuk melindungi profit yang telah tercapai, ketika kita melihat sinyal reversal yang jelas maka kita harus segera menutup posisi tersebut, meskipun kita telah menetapkan harga TP.

Good Luck!

-doct-
PrimaITeam

One thought on “Stop Loss adalah suatu keharusan!

Leave a Reply